Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-07 12:25:34【Tempat Makan】454 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(6571)
Artikel Terkait
- BGN izinkan kembali operasional SPPG Sungai Lakam
- IDAI serukan pemetaan dampak perubahan lingkungan bagi kesehatan anak
- BJB tegaskan dukungannya pada MBG lewat pembiayaan SPPG
- Wakil Kepala BGN: Program MBG ngak boleh berorientasi bisnis
- Literasi bisnis dinilai penting tingkatkan daya saing pelaku ekraf
- Pakar sarankan Prabowo usung Jusuf Kalla jadi pemimpin sementara Gaza
- SPPG HST Kalsel terapkan lima langkah cegah keracunan MBG
- Ahli gizi sebut zat besi penting bagi peningkatan performa olahraga
- Akademisi dukung keberlanjutan MBG demi generasi emas Indonesia
- BPBD Cilacap: 307 warga mengungsi akibat banjir di 15 kelurahan
Resep Populer
Rekomendasi

Literasi bisnis dinilai penting tingkatkan daya saing pelaku ekraf

Mendag: TEI 2025 catat 8.045 pembeli dari 130 negara

Pembudidaya ikan harap komoditas daerah dimanfaatkan jadi menu MBG

BPOM intensif kembangkan fitofarmaka demi tekan impor bahan baku obat

Dari PPKD Jaksel menuju ke Negeri Sakura

Benarkah naiknya suhu panas dorong orang konsumsi gula tambahan?

Mendagri ingatkan pemda tetap waspada meski inflasi terkendali

Benarkah naiknya suhu panas dorong orang konsumsi gula tambahan?